awink

SELAMAT DATANG DI BLOG Awink dot com

Rabu, 23 Mei 2012

Kapolda Metro Jaya Bantah Izinkan Penjualan Tiket Lady Gaga Entertainment * / Rabu, 23 Mei 2012 14:23 WIB Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Polisi Untung S Rajab membantah telah mengizinkan promotor Big Daddy Entertainment untuk menjual tiket konser penyanyi kontroversi asal Amerika Serikat Lady Gaga. "Saya imbau penyelenggara tidak menjual tiket lagi sebelum ada izin dari Mabes Polri," kata Untung di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (23/5). Untung menegaskan, pihaknya tetap tidak merekomendasikan pelaksanaan konser musik Lady Gaga ke Mabes Polri. Jenderal polisi bintang dua itu mengatakan, Polda Metro Jaya akan merekomendasikan konser Lady Gaga jika promotor melengkapi syarat administrasi. Untung berkomitmen tidak mengeluarkan rekomendasi karena ada pro dan kontra dari masyarakat. Untung menjelaskan, promotor juga harus mematuhi persyaratan normal budaya dan hukum yang berlaku di Indonesia. Sebelumnya, promotor konser Lady Gaga, Big Dady mengaku mengantongi izin penjualan tiket yang diterbitkan Polda Metro Jaya sejak 8 Maret 2012. "Sejak 8 Maret 2012, kita sudah urus prosedur dan ada izin dari Polda untuk penjualan tiket," kata pengacara Big Daddy, Minola Sebayang, di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (22/5). Minola mengatakan promotor konser penyanyi kontroversi itu sudah menempuh prosedur mengurus perizinan sesuai ketentuan. Minola menjelaskan, apabila Polda Metro Jaya tidak menerbitkan izin penjualan tiket, kliennya tidak akan menjual tiket pada 10 Maret 2012. Pengacara senior itu mempertanyakan sikap Polda Metro Jaya yang tidak merekomendasikan konser Lady Gaga namun mengeluarkan izin penjualan tiket. Lebih lanjut, Minola mengungkapkan ada dua faktor masyarakat menolak pertunjukkan Lady Gaga di Jakarta. Pertama, mengenai personal Lady Gaga. Kedua, terkait aksi panggungnya. Rencananya, Lady Gaga akan konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, 3 Juni 2012. Tiket yang sudah terjual mencapai 50 ribu lembar.(ant/DOR)
Kader fish like Salmon Propagation Have you yourselves heard about Salmon fish? Yes, the fish are aggressive and can say "do not want to stop moving". Salmon fishing can explore the waters of Europe and be able to swim against the tide. Yes, that Salmon is a delicious meat and the price is quite expensive. Not a few people who fail to maintain because if Salmon Salmon is only provided where a less extensive, he prefers to die. So many keepers take advantage of the Son of Salmon fish Salmon Sharks are to be placed together in one pool, so they can chase and finally Salmon can keep moving. That's the propaganda cadres, he should be able to continue to move actively carry out missionary mandate, even if the trust was one already completed, he will ask the next mandate on the leadership committee for the trust-trust in effect that will finalize a cadre and train him with responsibility. The more trustful / tasks that we assume, then the more experiences we have, and we are getting ready to face the future armed with the experience we have. A cadre of propaganda is not a slacker who wait for the command / mandate, so that if he had not given the mandate he would stay calm and stay home instead ..!. if we are silent, then our brain can not function properly, we would be hard to get new ideas. Possible for people materialistic "Time is Money", so the measure of their success is how much material they have. But for us NOT. For us time is worship, our goal is to please Allah and measure our success is how much we give benefits to others, so it is quite clear differences with the mission of our lives materialistic people. Allah said in Surat al-A `laa verses 14-17: 14. Indeed successful who are clean themselves (with faith), 15. And he remembers the name of his Lord, then he prayed. 16. But ye (unbelievers) to choose the worldly life. 17. Being the life hereafter is better and more lasting. The option is finally back on our own self. Shall we choose the life of the world that it is only temporary and very brief, or will we choose hereafter Hereafter it is real life and timeless.

Kader Dakwah ibarat ikan Salmon

Kader Dakwah ibarat ikan Salmon Pernahkah antum mendengar tentang ikan Salmon? Ya, ikan yang agresif dan bisa dikatakan “tidak mau berhenti bergerak”. Ikan Salmon mampu menjelajahi perairan Eropa dan mampu berenang melawan arus. Ya, itulah Salmon yang dagingnya lezat dan harganya cukup mahal. Tidak sedikit orang yang gagal memelihara Salmon karena jika Salmon tersebut hanya disediakan tempat yang kurang luas, dia lebih memilih mati. Sehingga banyak pemelihara Salmon memanfaatkan Anak ikan Hiu untuk ditempatkan bersama Salmon dalam satu kolam, sehingga keduanya bisa kejar-kejaran dan akhirnya Salmon bisa terus bergerak. Seperti itulah kader dakwah, dia harus bisa terus bergerak aktif mengemban amanah dakwah, bahkan jika amanah yang satu sudah selesai, dia akan minta amanah berikutnya pada sang Qiyadah karena pada hakekatnya amanah-amanah itulah yang akan mematangkan seorang kader dan melatih dirinya dengan tanggungjawab. Semakin banyak amanah/tugas yang kita emban, maka semakin banyak pula pengalaman-pengalaman yang kita miliki, serta semakin siap kita menghadapi masa depan dengan bekal pengalaman yang kita punya. Seorang kader dakwah bukanlah seorang pemalas yang menunggu perintah/amanah, sehingga kalau dia tidak diberi amanah dia akan tenang-tenang saja dan berdiam diri di rumah, bukan..!!!. jika kita sering berdiam diri, maka otak kita tidak dapat berfungsi dengan baik, kita akan sulit untuk mendapatkan ide-ide baru. Mungkin bagi orang-orang materialistis “Time is Money”, sehingga ukuran kesuksesan mereka adalah seberapa banyak materi yang mereka miliki. Tapi bagi kita TIDAK. Bagi kita waktu adalah ibadah, tujuan kita adalah mendapatkan ridha Allah dan ukuran kesuksesan kita adalah seberapa banyak kita memberikan manfaat kepada orang lain, sehingga cukup jelas perbedaan misi hidup kita dengan orang-orang materialistis. Allah SWT berfirman dalam Surat al-A`laa ayat 14-17:                    14. Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), 15. Dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang. 16. Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. 17. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. Pilihan tersebut akhirnya kembali pada diri kita masing-masing. Masihkah kita memilih kehidupan dunia yang sifatnya hanya sementara dan sangat singkat ini, atau akankah kita memilih kehidupan akhirat yang kehidupan akhirat itu merupakan kehidupan yang sebenarnya dan tak terbatas waktu.